JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk Lebih dari 100 Mahasiswa UBB, Dorong Regenerasi Petani Muda
Dengan pola tersebut, mahasiswa tidak harus menunggu tanaman kelapa memasuki masa produksi untuk memperoleh hasil ekonomi.
“Sambil menunggu tanaman kelapa memasuki masa panen, lahan di antara tanaman dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas pertanian jangka pendek,” ujarnya.
Menurut Jerry, pola pertanian terintegrasi tersebut sekaligus dapat menjadi sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai bagaimana sebuah lahan dikelola secara produktif.
“Sejak masa perkuliahan, mereka sudah memiliki pengalaman langsung dalam mengelola lahan, menanam, memanen, hingga memahami aspek ekonomi dan kewirausahaan di sektor pertanian,” kata dia.
Jerry menilai salah satu persoalan yang membuat generasi muda enggan masuk ke sektor pertanian adalah citra profesi petani yang selama ini dianggap kurang menjanjikan.
“Selama ini, petani masih sering identik dengan pekerjaan yang kotor, jorok, dan miskin. Pandangan seperti inilah yang kemudian membuat Fakultas Pertanian kurang diminati oleh generasi muda,” ujar Jerry.
Padahal, menurut dia, sektor pertanian membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan intelektual tinggi, terutama di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan modernisasi pertanian.
“Karena itu, saya sengaja memberikan perhatian khusus untuk mendongkrak Fakultas Pertanian. Tujuannya agar petani-petani Indonesia di masa depan merupakan manusia-manusia dengan tingkat intelektualitas yang tinggi, memiliki pengetahuan dan mampu memanfaatkan teknologi,” tegasnya.