JK dan Anies Resmikan Masjid Terapung di Pantai Wisata Ancol

Felldy Utama ยท Sabtu, 09 November 2019 - 18:39 WIB
JK dan Anies Resmikan Masjid Terapung di Pantai Wisata Ancol

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dan Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Syahril Sahali meresmikan pembangunan Masjid Apung Ancol di kawasan wisata Pantai Ancol, Jakarta, Sabtu (9/11/2019). (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga Wapres ke-12 RI Jusuf Kalla menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Masjid Apung Ancol di Pantai Ria, Ancol, Jakarta, Sabtu (9/11/2019). Masjid Apung ini kelak akan menjadi ikon baru wisata Jakarta.

Anies dan JK tiba pada pukul 15.45 WIB. Mereka lalu melihat-lihat maket masjid yang akan dibangun, dengan didampingi oleh Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Teuku Syahril Sahali. Hadir pula dalam acara ini Wakil Ketua Umum DMI Syafruddin.

Dalam sambutannya, Anies Baswedan merasa bersyukur pembangunan Masjid Apung Ancol dapat terealisasi. Masjid Apung ini, kata dia, nantinya dapat memberikan pengalaman baru kepada masyarakat yang datang berlibur di kawasan Ancol.

"Masjid ini jadi salah satu pengalaman unik. Di dalamnya, mereka berjalan ke Ancol. Kita berharap Ancol bukan saja jadi tempat bagi Pemprov untuk mendapatkan pendapatan yang cukup, tapi juga fungsi sosial dan fungsi pembangunan," kata Anies, Sabtu (9/11/2019).

Menurutnya, masjid apung ini akan menjadi yang pertama di Jakarta. Dia pun berpesan agar pembangunan masjid ini dapat menginspirasi dibangun tempat-tempat serupa lainnya.

"Pesan saya on schedule, on quality, on budget. Kalau tiga ini dipegang, akhir tahun depan kita bisa rasakan masjid ini. Dan Ramadan tahun depan, masjid ini bisa jadi tempat iktikaf," tutur Anies.

Sementara itu, JK mengungkapkan pembangunan masjid apung ini bisa menjadi wisata religi baru. Dia menilai selama ini, Ancol dikenal dengan hiburan-hiburannya. Namun, masjid apung ini, selain bisa menjadi tempat wisata baru, juga dapat memenuhi kebutuhan beribadah bagi umat Muslim yang sedang berada di Ancol.

"Tadi saya katakan, dulu Ancol terasosiasi dengan hiburan. Karena jadi hiburan, keluarga, orang pun tak punya batas waktu. Dulu Ancol malam ramai, kalau sekarang siang malah lebih ramai. Itu hubungannya kebutuhan pokok waktu dan ibadah," ujar JK.

Masjid Apung Ancol ini dibangun di atas lahan seluas 2.000 meter persegi yang mampu menampung 2.500 jemaah. Bangunannya akan berbentuk segi lima, yang mencerminkan rukun Islam dan waktu salat wajib dalam satu hari.

Editor : Zen Teguh