JK: Saling Menguntungkan Prinsip Utama Kerja Sama Indonesia-China
Posisi Strategis Indonesia
Sebelumnya, Presiden RRT Xi Jinping merasa senang dapat bertemu dengan Wapres JK di Beijing. Tak lupa, dia mengucapkan selamat datang kepada Wapres yang dapat hadir di KTT kedua BRI.
Dalam kesempatan tersebut dia juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya Pemilu di Indonesia dengan lancar beberapa waktu lalu.

Xi Jinping mengungkapkan, Indonesia berada di posisi yang sangat penting dari jalur sutra kuno dan juga sangat penting untuk ikut pembangunan bersama The Belt and Road, Jalan Sutra Maritim abad ke-21.
"Dan waktu saya berkunjung di Indonesia, saya dengan suka cita kedua negara dengan pembangunan bersama Belt and Road kesempatan untuk hubungan bilateral mencapai kemajuan baru dan hasil nyata membawa pembangunan di berbagai bidang," tuturnya.
Presiden Xi Jinping menjelaskan saat ini, dunia sedang mengalami perubahan yang belum pernah terjadi dalam 100 tahun terakhir. Tiongkok dan Indonesia sama-sama sebagai negara berkembang yang besar.
"Kita harus bergandengan tangan untuk menghadapinya. Seperti disebutkan dalam pepatah dari Indonesia: ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Saya punya kepercayaan penuh atas hubungan masa depan Indonesia dan Tiongkok," terangnya.
Turut mendampingi Wapres JK dalam kunjungan kehormatan di antaranya Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, Duta Besar LBBP RI untuk RRT Djauhari Oratmangun, dan Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin serta Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi dan M. Ikhsan.
Editor: Djibril Muhammad