Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Razman Ungkap Jokowi Masih Buka Pintu Maaf untuk 3 Tersangka Tudingan Ijazah Palsu
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Ajak Berpolitik Santun dan Beretika Meski Berbeda Pilihan

Sabtu, 26 Januari 2019 - 19:25:00 WIB
Jokowi Ajak Berpolitik Santun dan Beretika Meski Berbeda Pilihan
Jokowi mengajak semua pihak berpolitik santun dan beretika meski berbeda pilihan politik di Pilpres 2019. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

Dia juga disebut memusuhi para ulama, namun faktanya berbeda. Jokowi setiap minggu bersilaturahmi dengan para pemuka agama.

"Saya tiap minggu bersilaturahmi dengan ulama. Bahkan Hari Santri itu saya yang tanda tangan Kepresnya. Kok gitu disebut memusuhi ulama," ujarnya.

Jokowi juga menyebut survei yang menyebutkan 9 juta penduduk mempercayai bahwa dirinya itu PKI dan musuh ulama. "Untuk itu saya ngomong, kalau tidak bisa 12 ribu orang percaya kabar bohong itu," katanya.

Untuk itu, Jokowi juga meminta untuk tidak percaya dengan kabar bohong dan menjauhi ujaran kebencian karena bisa membuat perpecahan di masyarakat.

"Jangan sampai beda pilihan karena Pilkada, pilihan Bupati, pilihan wali kota, pilihan gubernur dan pilihan presiden membuat antartetangga, antarkampung tidak akur. Jangan korbankan itu," harapnya.

Beda pilihan, menurut dia, merupakan hal yang biasa. Mengingat, pemilu hanya berlangsung lima tahun sekali, sehingga jangan sampai mengorbankan persatuan dan persaudaraan.

Jokowi berpesan jika memilih calon itu dilihat pengalaman memimpinnya, program yang yang ditawarkan. "Namun jika ada tetangga yang beda pilihan jangan dimusuhi," kata Jokowi.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut