Jokowi Diminta Tak Pilih Anggota Dewan Pengawas KPK dari Kalangan Parpol

Felldy Utama ยท Sabtu, 14 Desember 2019 - 05:38 WIB
Jokowi Diminta Tak Pilih Anggota Dewan Pengawas KPK dari Kalangan Parpol

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta tidak memilih anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari kalangan partai politik (parpol). Dewan Pengawas KPK dinilai harus independen dan bebas dari konflik kepentingan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani yakin Jokowi memiliki pertimbangan matang sebelum memilih anggota Dewan Pengawas KPK. Jokowi juga dinilai telah meminta masukan dari berbagai pihak sebelum menentukan pilihan.

"Sebaiknya jangan ada orang yang masih aktif di parpol sehingga tidak terkesan nanti ada konflict of interest atau sekadar kesan ada politisasi di KPK," ujar Arsul, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

BACA JUGA:

Tahap Finalisasi, Jokowi Pelajari Rekam Jejak Calon Dewan Pengawas KPK

Dua Pesawat Nyaris Tabrakan di Bandara Soetta

Sementara itu, Jokowi mengaku telah menerima nama-nama calon Dewan Pengawas KPK. Saat ini masih tahap finalisasi terhadap nama-nama calon.

Menurutnya, rekam jejak dan integritas calon menjadi faktor pertimbangan penting dalam menentukan pilihan.

"Belum rampung, baru finalisasi, kita juga sama melihat satu per satu track record-nya seperti apa, integritasnya. Jangan sampai keliru," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12/2019).


Editor : Kurnia Illahi