Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Bakal Dilatih dan Dicarikan Kerja 
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Restui Kapolri Tarik 56 Pegawai KPK Jadi ASN, Fadjroel : Upaya Baik Selesaikan Masalah

Selasa, 28 September 2021 - 22:41:00 WIB
Jokowi Restui Kapolri Tarik 56 Pegawai KPK Jadi ASN, Fadjroel : Upaya Baik Selesaikan Masalah
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman. (Foto ist).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman membenarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merestui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menarik 56 pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri.

Menurut Fadjroel upaya yang dilakukan Kapolri tersebut sangat baik. Fadjroel menilai Kapolri menggunakan pendekatan musyawarah, humanis, dan dialogis dalam menyelesaikan masalah. Khususnya, masalah 56 pegawai KPK yang tidak lulus TWK dalam rangka alih status menjadi ASN.

"Karena yang menyatakan informasi tersebut kepada publik adalah Kapolri. Maka dapat dikatakan informasi tersebut sahih. Sebuah upaya baik untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah, humanis, dialogis," kata Fadjroel saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Selasa (28/9/2021).

Diketahui sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkeinginan merekrut 56 pegawai KPK yang tak lulus TWK dan sudah dinonaktifkan, untuk menjadi ASN Polri. Keinginan itu disampaikan Listyo dengan berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pekan lalu.

Sigit menjelaskan alasannya merekrut Novel Baswedan Cs. Dikatakan Listyo, 56 pegawai KPK itu dibutuhkan untuk memperkuat pencegahan tindak pidana korupsi dalam rangka mengawal program penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional serta kebijakan strategis yang lain. Apalagi, kata dia, 56 pegawai itu memiliki rekam jejak dalam bidang tindak pidana korupsi.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut