Jokowi Singgung Reshuffle Menteri, Cak Imin: PKB Aman

Abdul Rochim ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 20:01 WIB
Jokowi Singgung Reshuffle Menteri, Cak Imin: PKB Aman

Ketum PKB, Muhaimin Iskandar saat menerima Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020). (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo sempat mengutarakan rencana reshuffle saat rapat paripurna kabinet pada 18 Juni 2020. Jokowi beralasan reshuffle bisa dilakukannya jika kinerja menteri-menteri masih biasa saja dalam penanganan covid-19.

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan kewenangan reshuffle merupakan hak prerogatif presiden. Diketahui ada tiga kader PKB yang menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju yaitu Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.

"Itu memang kewenangan prerogatif Presiden. Hak Presiden untuk mengumumkan, mengganti, mengingatkan menteri. Memang kewenangan Presiden," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020).

Disinggung mengenai pos-pos kementerian yang dijabat oleh kader PKB, Cak Imin mengatakan tidak khawatir. Dia mengklaim kader PKB yang menjabat menteri dalam posisi aman.

"Kami optimistis tidak ada masalah" katanya.

Sementara itu Cak Imin mengatakan kinerja tiga kader PKB yang menjadi menteri sejauh ini bagus meski mereka dinilai jarang tampil di publik. Tapi semua itu menurutnya kembali pada penilaian presiden.

"Bagus, jalan bagus. Oke semua. Sejauh ini ketiganya sudah bagus. Tapi itu penilaian saya, tapi Presiden punya penilaian sendiri," katanya.

Wakil Ketua DPR ini menjelaskan sejauh ini belum ada pembicaraan dengan Presiden Jokowi mengenai isu reshuffle. Karena itu, dirinya optimistis kursi ketiga menteri PKB bakal aman.

"Tidak lah (pengurangan atau pergeseran). Aman," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama