Kabar Baik, Rumah Kumuh di Cakung hingga Tambora Jakarta bakal Dibedah Pemerintah
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan melakukan bedah rumah di kawasan kumuh Cakung dan Tambora, Jakarta. Program tersebut menjadi bagian dari target perbaikan dan renovasi 10.300 rumah tidak layak huni di Jakarta tahun ini.
Menteri PKP, Maruarar Sirait atau akrab disapa Ara mengatakan, dua lokasi tersebut dipilih berdasarkan titik yang dinilai membutuhkan penanganan kawasan kumuh. Penentuan lokasi dilakukan setelah dirinya berkoordinasi dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
"Saya sudah mendapatkan dua titik dari Pak Gubernur, Pak Pramono. Saya tanya di mana yang paling perlu dibantu kumuhnya, yang pertama di Cakung sudah minggu lalu, kemudian satu lagi di Jakarta Barat, di Tambora," ujarnya di Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026).
Ara menjelaskan, program bedah rumah tersebut bertujuan mengubah rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni. Di Jakarta, pemerintah menargetkan sebanyak 10.300 rumah rakyat diperbaiki dan direnovasi.
"Kita mulai di Jakarta 10.300 rumah yang dibedah, rumah rakyat Jakarta yang diperbaiki oleh pemerintahan Presiden Prabowo. Yang tidak layak huni jadi layak huni," lanjutnya.
Menurut Ara, jumlah rumah yang diperbaiki tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, pemerintah hanya membedah sekitar 200 rumah di Jakarta.
"Jadi ada 10.300 yang diperbaiki dan direnovasi rumahnya. Dari tidak layak huni menjadi layak huni. Tahun lalu ada 200, tahun ini naik kira-kira 50 kali lipat menjadi 10.300," ucapnya.
Ara berharap program tersebut dapat membantu mengurangi kawasan kumuh di Jakarta sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
"Semoga warga Jakarta rumahnya tidak ada lagi yang kumuh, ya, dengan bantuan dari Presiden Prabowo," katanya.
Editor: Reza Fajri