Kabar Duka, Philippe Stern Si Bos Jam Mewah Patek Philippe Meninggal Dunia
Sebelum menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam industri jam mewah, Philippe Stern menempuh pendidikan ekonomi dan perdagangan di University of Geneva. Dia kemudian bergabung dengan Henri Stern Watch Agency, distributor resmi Patek Philippe di Amerika Serikat, pada 1963 dan sempat bekerja di kantor New York selama tiga tahun.
Setelah kembali ke Swiss, Stern mulai mendalami seluruh aspek bisnis keluarga dan perlahan naik ke jajaran pimpinan perusahaan. Salah satu kontribusi terbesarnya adalah perannya dalam peluncuran jam tangan sport mewah Nautilus pada 1976.
Model berbahan baja tersebut menjadi terobosan penting karena berhasil menarik generasi baru kolektor dan pecinta jam tangan mewah. Hingga kini, Nautilus masih menjadi salah satu model paling ikonik dan diburu kolektor di seluruh dunia.
Pada 1977, Stern dipercaya menjadi direktur umum Patek Philippe di tengah krisis kuarsa (quartz crisis), periode ketika industri jam Swiss menghadapi tekanan besar akibat maraknya jam kuarsa yang lebih murah dan praktis.
Di saat banyak produsen beralih ke teknologi kuarsa, Stern justru mempertahankan fokus pada jam mekanis tradisional. Dia meyakini bahwa kualitas, kemewahan, dan keterampilan perajin Swiss akan mampu mengalahkan produksi massal.