Kabareskrim Polri: Ada Kemungkinan Blackout PLN akibat Kejahatan Siber

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:35 WIB
Kabareskrim Polri: Ada Kemungkinan Blackout PLN akibat Kejahatan Siber

Kabareskrim Polri Irjen Pol Idham Aziz meminta Ditpidsiber Bareskrim Polri menyelidiki kasus blackout PLN pada Minggu (4/8/2019) lalu. (Foto: istimewa).

JAKARTA, iNews.id – Mabes Polri turut menyelidiki peristiwa padamnya listrik PLN di Jakarta, Banten dan sebagian Jawa pada Minggu (4/8/2019) lalu. Semua kemungkinan tentang penyebab insiden itu ditelisik, termasuk dugaan kejahatan siber.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Aziz mengaku memerintahkan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyelidiki ketika “blackout” itu terjadi. Perintah tersebut langsung diberikan kepada Direktur Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo.

"Saya bilang sama beliau dan jajaran, tolong dilidik apakah ini hanya blackout biasa di Jakarta atau ada hubungannya dengan kejahatan siber," kata Idham saat peluncuran lama Patroli Siber di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

BACA JUGA: Begini Kronologi Listrik Mati di Jakarta, Banten dan Sebagian Jawa

Idham mengingatkan, serangan siber kini digunakan banyak pelaku kejahatan. Tindak pidana terorisme, penipuan, narkoba, juga menggunakan siber. Tidak menutup kemungkinan mati listrik massal itu juga mengarah ke sana.


Menurut Idham, kasus seperti itu telah terjadi di beberapa negara di dunia seperti Caracas (Venezuela) dan New York, Amerika Serikat.

"Ingat saya bilang Caracas terjadi, New York terjadi, London terjadi sangat mungkin kita di Indonesia terjadi," kata dia.

Aliran listrik PLN terputus total di Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa pada Minggu, 4 Agustus kemarin. PLN menyatakan, matinya listrik disebabkan gangguan pada sirkuit pertama di Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Ungaran, Jawa Tengah pada pukul 11.45 WIB.

Gangguan itu kemudian merembet ke sirkuit kedua. Akibatnya, pada pukul 11.48 WIB, jaringan SUTP Depok-Tasik juga terimbas dan mengalami gangguan. Sejauh ini polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi.


Editor : Zen Teguh