Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Usul Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Dimasukkan ke Golongan Teroris
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Way Kambas Belum Padam, 350 Personel Dikerahkan hingga ke Titik Api

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:43:00 WIB
Karhutla Way Kambas Belum Padam, 350 Personel Dikerahkan hingga ke Titik Api
BNPB mengerahkan 350 personel gabungan untuk memadamkan karhutla di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung, terus dilakukan melalui operasi darat dan udara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah dan unsur terkait berupaya memadamkan api serta mencegah kebakaran meluas di kawasan konservasi tersebut.

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi meninjau lokasi karhutla melalui udara untuk mengecek titik api di Provinsi Lampung. Berdasarkan pantauan visual, masih ditemukan sejumlah titik api yang disertai kepulan asap tebal di sekitar kawasan TNWK.

Kristomei menjelaskan, kolaborasi, respons cepat, integrasi, dan sinkronisasi menjadi prinsip penting dalam penanggulangan bencana. Prinsip tersebut menjadi landasan koordinasi lintas sektor dalam menangani karhutla yang membutuhkan keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.

"Tadi setelah saya tinjau dari udara, memang ada beberapa titik api yang perlu mendapatkan perhatian, kita sudah mengatur untuk Way Kambas ini ada pasukan darat yang dibagi berdasarkan daerah operasi supaya pemadamannya lebih efektif," ujar Kristomei, dikutip Minggu (25/10/2026).

Berdasarkan laporan tim pendampingan BNPB, kebakaran yang terjadi sejak 22 September 2026 itu masih menyisakan area terbakar yang belum padam seluas sekitar 40 hektare. Pada Jumat (23/10/2026), tim gabungan berhasil memadamkan api di area seluas sekitar 10,2 hektare.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut