Kasus Baru di Babel, 3 Provinsi Masih Bebas dari Corona
JAKARTA, iNews.id - Provinsi Bangka Belitung mencatat satu kasus perdana pasien positif corona hari ini, Minggu (30/3/2020). Dengan demikian corona telah menyebar ke 31 provinsi se-Indonesia.
Pemerintah hari ini mengumumkan penambahan 129 pasien positif corona sehingag jumlah total secara nasional menjadi 1.414 orang. Penambahan paling banyak justru terjadi di Jawa Barat dengan 25 kasus sehingga total menjadi 180.
Disusul Jakarta sebagai episentrum penyebaran dengan penambahan 24 kasus baru positif sehingga menjadi 698. Lalu penambahan 22 kasus di Banten sehingga menjadi 128.
Jawa Tengah bertambah 17 menjadi 81. Serta Bali bertambah sembilan menjadi 19.
Kriminalitas Menurun selama Penerapan Social Distancing Cegah Corona
Lima kasus bertambah di Sumatera Utara. Kemudian masing-masing empat kasus bertambah di Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Lampung.
Lalu penambahan tiga kasus terjadi di Sumatera Barat. Masing-masing penambahan satu kasus terjadi di Bangka Belitung, Yogyakarta, Jambi, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, dan Riau.
Sementara provinsi yang tidak mengalami penambahan yaitu Aceh, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Sehingga hingga kini masih ada tiga provinsi yang masih bebas dari corona yaitu Bengkulu, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur.
Pemerintah juga mencatat penambahan pasien sembuh sebanyak 11 orang sehingga jumlah total menjadi 75 orang. Lima di Jawa Timur, tiga di Jakarta, dua di Jawa Barat, dan satu di Sulawesi Selatan.
Sementara pasien positif yang meninggal bertambah delapan menjadi total 122 orang. Yang terbanyak di Jakarta dengan enam orang, masing-masing satu di Jawa Barat dan Jawa Timur.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto mengingatkan, data ini sekaligus menjukkan persebaran masih terus terjadi. Karena itu, masyarakat diminta untuk bersama-sama, bahu-membahu untuk memutus mata rantai penyebaran.
“Sekali lagi, jaga jarak, jangan berdekatan, hindari tempat berkumpul yabg padat, cuci tangan pake sabun, hindai usap wajah (tanpa cuci tangan). Kemudian, lebih aman di rumah,produktiflah di rumah,” ujar Yuri.
Editor: Rizal Bomantama