Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Darurat Kesehatan Mental, Kemenkes Ungkap Usia 11-17 Tahun Rentan Percobaan Bunuh Diri
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Gangguan Jiwa Anak dan Remaja di Indoensia 1,6 Kali Lebih Tinggi

Sabtu, 05 September 2026 - 06:43:00 WIB
Kasus Gangguan Jiwa Anak dan Remaja di Indoensia 1,6 Kali Lebih Tinggi
Risiko gangguan kesehatan jiwa pada anak usia sekolah dan remaja di Indonesia 1,6 kali lebih besar dibandingkan kelompok dewasa. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Pada kelompok dewasa dan lansia, CKG mencatat sebanyak 186.629 orang atau 0,66 persen mengalami gejala depresi. Kemudian 157.434 orang atau 0,56 persen mengalami gejala cemas.

Dante menjelaskan, depresi dan gangguan cemas memiliki gejala yang berbeda. Depresi umumnya ditandai dengan penurunan suasana hati, tubuh terasa lemas, mudah tidur, hingga muncul perasaan tidak berharga.

Sementara gangguan cemas ditandai dengan rasa khawatir berlebihan atau apprehensive expectation.

"Ini juga fenomenanya gunung es, banyak sekali. Ini baru terdeteksi di CKG, yang tadi data dari WHO lebih besar lagi angkanya," katanya.

Kemenkes juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan jiwa sejak awal kehidupan, termasuk pada masa kehamilan dan setelah melahirkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut