Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag, KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Lukman Hakim

Ilma De Sabrini ยท Kamis, 25 Juli 2019 - 13:04 WIB
Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag, KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Lukman Hakim

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (Foto: iNews.id/ Ilma De Sabrini).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengembangkan kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). KPK akan mendalami dugaan keterlibatan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam kasus tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, terus memantau persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta. KPK menunggu vonis hakim terhadap terdakwa Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Gresik, M Muafaq Wirahadi.

"Tunggu perkembangan di fakta persidangan karena di persidangan sudah sampai di tahap tuntutan juga nanti ada tahapan pleidoi kemudian ada putusan ya," ujar Febri saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (25/7/2019).

BACA JUGA:

Di Pengadilan Tipikor, Menag Lukman Hakim Jelaskan Dugaan Gratifikasi Rp10 Juta

KPK Telusuri Sumber Uang di Laci Meja Kerja Menag Lukman Hakim

Dia meyakini Majelis Hakim Pengadilan Tipikor akan mempertimbangkan sejumlah fakta persidangan yang menyebut Lukman Hakim Saifuddin dalam perkara itu. Terutama mengenai pemberian uang dari pihak lain serta bagaimana peran Lukman Hakim dalam seleksi jabatan di Kemenag.

"Pertimbangan hakim juga kami lihat di sidang itu pasti kami cermati dan salah satu tujuan untuk mencermati fakta sidang agar rumusan tuntutannya menjadi lebih komplet begitu dan tuntutan kemarin sudah kami bacakan bahwa nanti ada pengembangan atau menelisik lebih jauh peran dari pihak lain," ucapnya.

Di persidangan, 26 Juni 2019 Lukman Hakim Saifuddin mengaku pernah menerima uang 30.000 dolar Amerika dari panitia Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional pada 2018. Uang tersebut tidak dilaporkan ke Direktorat Gratifikasi KPK.


Editor : Kurnia Illahi