Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 75.172 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Ini Imbauan Kemenkes
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran di 5 Gunung Jatim, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan Pesawat OMC

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:30:00 WIB
Kebakaran di 5 Gunung Jatim, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan Pesawat OMC
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi menambah dukungan helikopter water bombing dan pesawat OMC untuk mempercepat pemadaman karhutla di kawasan Gunung Arjuno, Bromo, Semeru, Butak, dan Ijen, Jawa Timur. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Total lahan yang terbakar mencapai 11.449 hektare. Sebanyak 77,05 persen dari luas tersebut berada di kawasan hutan konservasi, sehingga penanganan kebakaran juga berkaitan dengan perlindungan ekosistem dan kelestarian hutan.

Sebelum penambahan armada dari pemerintah pusat, Pemprov Jawa Timur telah mengerahkan pesawat water bombing untuk membantu memadamkan titik api. Pesawat tersebut tercatat telah melakukan 462 kali penerbangan dalam operasi pemadaman.

Petugas juga memanfaatkan teknologi drone water spray berkapasitas 100 liter. Perangkat ini digunakan untuk menjangkau lokasi dengan tebing curam dan medan yang sulit diakses oleh tim pemadam dari darat.

Selain memperkuat pemadaman, pemerintah menyoroti kemunculan titik api secara bersamaan di sejumlah kawasan gunung. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena aktivitas manusia, baik akibat kesengajaan maupun kelalaian, dapat menjadi salah satu faktor pemicu kebakaran.

Karena itu, penanganan karhutla juga dilakukan melalui pengawasan dan penegakan hukum. Aparat bersama satuan tugas gabungan yang melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan memperketat pengawasan terhadap kawasan hutan serta menindak pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran sesuai ketentuan hukum.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut