Kemenkes Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Gempa NTT, Dokter Bedah hingga Ortopedi Disiapkan
"Karena biasanya kalau gempa seperti ini yang dibutuhkan pertama kali adalah dokter bedah, dokter ortopedi, karena pasti traumanya banyak. Itu seminggu pertama pasti banyak ke sana," tutur Budi.
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Agus Jamaludin mengatakan proses identifikasi secara detail di lapangan ditargetkan selesai pada Minggu (16/8/2026).
Identifikasi tersebut mencakup masalah kesehatan, kondisi fasilitas pelayanan kesehatan, alat kesehatan serta kebutuhan obat-obatan.
"Identifikasi detail masalah kesehatan, faskes, alkes, kebutuhan obat-obatan akan diselesaikan team HEOC besok. Agar bisa dipakai sebagai acuan team relawan; datang ke mana, butuhnya apa, kontaknya siapa," ungkap Agus.
Berdasarkan data terakhir Kemenkes, gempa yang berdampak pada delapan wilayah di NTT tersebut telah menyebabkan puluhan korban jiwa.