Kemenkes Dorong Medical Tourism, Ini Layanan Kesehatan Andalan Indonesia
Konsep tersebut mencakup patient journey, mulai dari sebelum pasien memperoleh pelayanan, ketika menjalani pemeriksaan atau tindakan medis, hingga setelah mendapatkan perawatan.
Artinya, calon pasien perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai layanan yang tersedia, tenaga medis, fasilitas, prosedur, perkiraan biaya, jadwal, serta kebutuhan administratif sebelum memperoleh pelayanan.
Sementara setelah pelayanan selesai, pasien juga membutuhkan informasi mengenai tindak lanjut dan koordinasi layanan sesuai dengan kondisi kesehatannya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, mengatakan Banten memiliki posisi strategis dalam pengembangan layanan kesehatan dan medical tourism.
Menurutnya, keberadaan rumah sakit dengan layanan unggulan di Banten dapat memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan wisata medis.