Kemenkes: Waspada, Infeksi Ganda Covid-19 dan DBD

Felldy Utama ยท Senin, 22 Juni 2020 - 11:59 WIB
Kemenkes: Waspada, Infeksi Ganda Covid-19 dan DBD

Tangkapan layar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat diminta tetap waspada terkait potensi terjangkit sejumlah penyakit di tengah penyebaran pandemi virus corona (Covid-19). Salah satunya, bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, kasus DBD ternyata banyak ditemukan di provinsi yang tercatat tinggi penularan Covid-19. Berdasarkan data, kasus DBD banyak terjadi di Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, termasuk Sulawesi Selatan yang diketahui jumlah kasus Covid-19 nya juga tinggi.

"Yang ingin saya sampaikan, dari 460 Kabupaten/Kota yang melaporkan ada kasus demam berdarah, sebanyak 439 Kabupaten/Kota nya itu yang juga melaporkan adanya Covid-19. Jadi ada infeksi ganda," ujarnya.

Nadia menyampaikan hal itu dalam diskusi Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanagan Covid-19, di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (22/6/2020). "Fenomena ini terjadi, artinya memungkinkan seseorang kalau dia terinfeksi Covid-19, dia juga dapat berisiko untuk terinfeksi demam berdarah," katanya.

Nadia menyampaikan, puncak demam berdarah biasanya terjadi pada Maret. Namun, pada tahun ini berbeda karena masih ditemukannya penambahan kasus sampai Juni.

"Kita melihat bahwa sampai saat ini kita masih menemukan kasus antara 100-500 kasus per hari. Jadi kalau kita melihat jumlah kasus ada 68.000-an kasus demam berdarah seluruh Indonesia," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad