Kementan Ungkap Biang Kerok Harga Cabai Melonjak meski Pasokan Surplus
JAKARTA, iNews.id - Produksi cabai nasional pada Oktober 2026 diperkirakan melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat. Namun, harga cabai rawit di tingkat konsumen masih mencapai Rp93.629 per kilogram (kg).
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat (STO) Kementerian Pertanian (Kementan), Sudi Mardianto, mengatakan produksi cabai rawit pada Oktober diperkirakan mencapai 133 ribu ton. Sementara itu, produksi cabai besar diproyeksikan sekitar 115 ribu ton.
Menurut Sudi, total produksi tersebut secara nasional masih mencukupi kebutuhan konsumsi yang berkisar 70 ribu ton. Persoalan muncul karena sejumlah daerah mengalami defisit pasokan meskipun produksi secara agregat mengalami surplus.
“Posisi produksi ini apabila dibandingkan dengan tingkat konsumsinya yang berkisar 70 ribu ton, itu sebetulnya kita secara agregat masih mengalami surplus. Tapi memang sebaran produksinya yang lebih banyak daerah-daerah yang masih mengalami defisit,” kata Sudi dalam keterangan resminya pada Kamis (15/10/2026).
Sudi menjelaskan, produksi cabai nasional ditopang oleh 26 kabupaten sentra penghasil cabai rawit dan cabai besar yang tersebar di Jawa, Sumatera, hingga Sulawesi. Wilayah-wilayah tersebut menyumbang sekitar 65 persen dari total produksi cabai nasional.