Kementerian PU bakal Bangun 7 Jembatan Permanen di Aceh, Berikut Daftarnya
Kemudian, Jembatan Krueng Pelang berada pada ruas Geumpang–Pameue–Genting Gerbang–Simpang Uning. Saat ini ruas tersebut sudah fungsional pada Segmen Geumpang–Pameue–Genting Gerbang serta Segmen Genting Gerbang–Simpang Uning melalui jalan alternatif menuju Angkup.
Jembatan Krueng Pelang sendiri mulai fungsional dengan Jembatan Bailey dan selanjutnya akan dilakukan penggantian permanen menggunakan jembatan rangka serta penanganan terhadap DAS.
Jembatan terakhir yaitu Jembatan Pantai Dona adalah jembatan putus non nasional yang berada di ruas Simpang Semadam-Lawe Alas, berlokasi di Desa Salim Pinim, Tanoh Alas, Kabupaten Aceh Tenggara. Dimana sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto sudah dimulai penanganan secara permanen.
Sementara itu, 18 ruas titik longsor pada ruas jalan Bireuen-Bts kota Bireuen/ Bener Meriah, 2 titik longsor pada ruas jalan Sp. Uning (Bts kota Takengon)-Uwaq (Km 370), 1 titik longsor pada ruas jalan Bts Aceh Tengah/ Gayo Lues-Blangkejereng-Bts Gayo Lues/ Aceh Tenggara, 1 titik longsor pada ruas jalan Bts Gayo Lues/ Aceh Tenggara-Kutacane, 1 titik longsor pada ruas jalan Genting Gerbang-Nagan Raya dan 5 titik longsor pada ruas jalan Pameu-Genting Gerbang.
Dengan dimulainya penanganan yang dimulai pada bulan ini, Kementerian PU menegaskan komitmennya tidak hanya memulihkan konektivitas pascabencana, tetapi juga meningkatkan ketahanan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Aceh agar lebih andal, aman, dan berkelanjutan.
Editor: Aditya Pratama