Kena OTT KPK, Kekayaan Direktur Krakatau Steel Wisnu Kuncoro Rp14,6 M

Ilma De Sabrini ยท Sabtu, 23 Maret 2019 - 21:12 WIB
Kena OTT KPK, Kekayaan Direktur Krakatau Steel Wisnu Kuncoro Rp14,6 M

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bersama petugas KPK menunjukkan barang bukti uang dari penangkapan Direktur Krakatau Steel Wisnu Kuncoro di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (23/3/2019). (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

JAKARTA, iNews.id, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Produksi dan Teknologi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Wisnu Kuncoro sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan barang dan jasa di BUMN baja tersebut. Wisnu sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Bintaro, Tangerang Selatan.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, turut ditetapkan sebagai tersangka yakni Alexander Muskitta (AMU), Kenneth Sutardja (KNU) dan Kurniawan Eddy Tjokro (KET) alias Yudi Tjokro yang sampai saat ini masih melarikan diri.

Berdasarkan penyidikan, KPK menemukan praktik korupsi itu berawal saat Direktorat Teknologi dan Produksi Krakatau Steel merencanakan kebutuhan barang dan peralatan masing-masing bemili Rp24 miliar dan Rp2,4 miliar.

”AMU diduga menawarkan beberapa rekanan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut kepada WNU dan disetujui,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (23/3/2019).

BACA JUGA: Profil Wisnu Kuncoro, Direktur Krakatau Steel yang Ditangkap KPK

Menurut Saut, AMU menyepakati commitment fee dengan rekanan yang disetujui untuk ditunjuk, yakni PT Grand Kartech (GK) dan Group Tjokro (GT) senilai 10 persen dari nilai kontrak.

Siapa Wisnu? Berdasarkan laman resmi perseroan, pria kelahiran Solo ini menghabiskan sebagian besar karier di Grup Krakatau Steel.

Sebelum menjabat direktur produksi dan teknologi, dia pernah menjabat Direktur Utama Krakatau Engineering (2015-2017), Direktur Utama Krakatau Industrial Estate Cilegon (2014-2015), dan Direktur Utama Krakatau Daya Listrik (2009-2014).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2017, Wisnu diketahui memiliki harta senilai Rp14,6 miliar. Tepatnya, Rp14.638.045.481. Jumlah ini melambung dari LHKPN 2016 sebesar Rp5,96 miliar.

Dari data LHKPN terbaru, harta kekayaan Wisnu terdiri atas harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) senilai Rp5.505.815.001. Kemudian harta bergerak (alat transportasi dan mesin) senilai Rp296.000.000, harta bergerak lainnya Rp460.000.000, surat berharga Rp2.697.307.639, serta kas dan setara kas Rp5.678.922.841.


Editor : Zen Teguh