Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kepala BNPB Kristomei Minta Penanganan Karhutla di Sumsel Dievaluasi, Soroti Efektivitas Operasi
Advertisement . Scroll to see content

Kepala BNPB Desak Pelaku Pembakaran Lahan Ditindak: Percuma Kerja Keras Selama Ini

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:04:00 WIB
Kepala BNPB Desak Pelaku Pembakaran Lahan Ditindak: Percuma Kerja Keras Selama Ini
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi saat meninjau kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan helikopter di Sumatera Selatan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Percuma juga kita kerja keras selama ini, kalau pemadaman enggak sinkron. Satu orang berusaha memadamkan, satu orang bakar, kan kambuh," kata Kristomei.

Selain penegakan hukum, Kristomei menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap operasi pemadaman. Evaluasi diperlukan untuk mengukur efektivitas pengerahan personel dan alutsista serta memastikan upaya di lapangan berdampak pada penurunan luas kebakaran dan jumlah titik panas (hotspot).

“Tapi begini, kita belajar mengevaluasi keefektifannya. Dengan penggunaan jumlah manusia besar, alutsista, kira-kira progresnya itu sudah sampai mana? Efektif tidak? Kemudian, kalau tidak efektif, apa evaluasinya?" tuturnya.

Kristomei juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dalam pelaporan jumlah personel di posko lapangan. Data yang dilaporkan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya agar dukungan operasional, kesejahteraan, keselamatan, dan pemeriksaan kesehatan petugas dapat diberikan secara tepat.

“BNPB tetap mendukung, tapi juga kita akuntabilitas di lapangan. Kalau memang 100, dukung 100. Orang itu harus 100. Jangan dukung 100, orangnya 10. Nah, gitu ya. Jadi ada harus akuntabilitas di sini ya, bahwa yang kita kuatkan dengan estimasi syarat kinerjanya, sehingga kalau kurang, tambah lagi,” ucap Kristomei.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut