Kepercayaan Publik Turun Menurut Hasil Survei, KPK: Prematur

Rizki Maulana ยท Senin, 24 Februari 2020 - 16:40 WIB
Kepercayaan Publik Turun Menurut Hasil Survei, KPK: Prematur

Kantor KPK. (Foto:Antara)

JAKARTA, iNews.id - Hasil survei yang dirilis Indo Barometer menyebut kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar 81,8 persen atau masuk dalam peringkat keempat. Lembaga survei itu menyebut kepercayaan publik terhadap KPK mengalami penurunan dibanding survei-survei sebelumnya.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango menerima hasil survei tersebut. Namun menurutnya penilaian itu terlalu dini, mengingat usia KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri baru berusia dua bulan.

"Kami menghargai survei Indo Barometer menyangkut KPK. Tapi pimpinan KPK yang sekarang baru berusia dua bulan, jadi sangat prematur untuk dituntut menunjukkan hasil kerjanya," ujar Nawawi kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/2/2020).

Nawawi menyinggung Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Menurutnya, UU yang dijadikan payung hukum KPK itu juga belum lama diterapkan.

"Ditambah lagi dengan UU Nomor 19 Tahun 2019 hasil revisi yang menjadi pijakan hukum KPK dalam bekerja, juga masih berusia dini," katanya.

Dalam hasil survei tersebut, TNI menjadi lembaga negara yang paling dipercaya dengan persentase 94 persen. Disusul presiden 89,7 persen dan organisasi agama seperti NU serta Muhammadiyah dengan 86,8 persen.

"Angka kepercayaan publik pada KPK tergolong tinggi yaitu 81,8 persen, namun kali ini berada di peringkat keempat. Biasanya KPK selalu masuk tiga besar bersama TNI dan presiden," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Minggu (23/2/2020).


Editor : Rizal Bomantama