Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Ipul Tegaskan Peserta PBI Nonaktif Penyakit Kronis Tetap Dijamin Negara: Jangan Ada RS yang Tolak!
Advertisement . Scroll to see content

Keterisian RS Covid-19 di 6 Provinsi Jawa-Bali Kini di Atas 80 Persen

Selasa, 06 Juli 2021 - 19:39:00 WIB
Keterisian RS Covid-19 di 6 Provinsi Jawa-Bali Kini di Atas 80 Persen
uru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Adisasmito menyebut tingkat keterisian RS covid-19 di Pulau Jawa-Bali sudah di atas 80 persen. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tingkat keterisian rumah sakit (RS) covid-19 atau bed occupation rate (BOR) di enam provinsi di Pulau Jawa dan Bali kini sudah di atas 80 persen. Oleh sebab itu pemerintah meminta pemda enam provinsi itu segera bergerak cepat meningkatkan pusat fasilitas isolasi.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Adisasmito dalam konferensi pers secara daring, Selasa (6/7/2021).

“Keterisian tempat tidur yang tinggi ini tengah diupayakan oleh masing-masing daerah untuk dimitigasi dengan meningkatkan jumlah fasilitas isolasi terpusat dan meningkatkan fasilitas pemantauan pasien isolasi mandiri,” ujarnya.

Wiku mengatakan masyarakat juga dapat berkontribusi dalam menekan angka BOR di wilayahnya masing-masing. Dia mengimbau warga yang mengalami gejala covid-19 atau kontak erat dengan pasien positif tidak perlu panik.

Menurutnya langkah pertama yang bisa dilakukan ketika mengalami gejala atau melakukan kontak erat yaitu dengan menghubungi puskesmas terdekat. Dia menjamin segala penanganan oleh puskesmas tidak dipungut biaya.

“Segera hubungi puskesmas setempat untuk segera dilakukan pemeriksaan dan penelusuran kontak. Sambil menunggu hasil pemeriksaan teruslah berkonsultasi dengan petugas puskesmas agar isolasi mandiri dapat selalu terpantau. Ingat melapor ke puskesmas sangat membantu dalam pendataan dan pelacakan kontak serta penanganan covid-19 bisa didapatkan dengan gratis tanpa dipungut biaya apapun,” tuturnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut