JAKARTA, iNews.id - Tingkat keterisian rumah sakit (RS) covid-19 atau bed occupation rate (BOR) di enam provinsi di Pulau Jawa dan Bali kini sudah di atas 80 persen. Oleh sebab itu pemerintah meminta pemda enam provinsi itu segera bergerak cepat meningkatkan pusat fasilitas isolasi.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Adisasmito dalam konferensi pers secara daring, Selasa (6/7/2021).
Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Aksi Israel Caplok Tepi Barat
“Keterisian tempat tidur yang tinggi ini tengah diupayakan oleh masing-masing daerah untuk dimitigasi dengan meningkatkan jumlah fasilitas isolasi terpusat dan meningkatkan fasilitas pemantauan pasien isolasi mandiri,” ujarnya.
Wiku mengatakan masyarakat juga dapat berkontribusi dalam menekan angka BOR di wilayahnya masing-masing. Dia mengimbau warga yang mengalami gejala covid-19 atau kontak erat dengan pasien positif tidak perlu panik.
Pemerintah Minta 3 Provinsi Ini Percepat Konversi RS untuk Covid-19
Menurutnya langkah pertama yang bisa dilakukan ketika mengalami gejala atau melakukan kontak erat yaitu dengan menghubungi puskesmas terdekat. Dia menjamin segala penanganan oleh puskesmas tidak dipungut biaya.
“Segera hubungi puskesmas setempat untuk segera dilakukan pemeriksaan dan penelusuran kontak. Sambil menunggu hasil pemeriksaan teruslah berkonsultasi dengan petugas puskesmas agar isolasi mandiri dapat selalu terpantau. Ingat melapor ke puskesmas sangat membantu dalam pendataan dan pelacakan kontak serta penanganan covid-19 bisa didapatkan dengan gratis tanpa dipungut biaya apapun,” tuturnya.
Editor: Rizal Bomantama
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku