Ketika Ma'ruf Ajak Media Jalan 1,5 Km Keliling Ponpes An Nawawi Tanara
Menurut dia, rumahnya selalu penuh saat haul atau peringatan. Kebiasaan Nahdlatul Ulama (NU), warga nahdliyin selalu berkumpul di rumah kiai sepuh untuk memperingati hari besar Islam, atau peringatan lain.
Beberapa presiden juga sempat berkunjung ke kediamannya. "Pak Joko Widodo sudah dua kali ke sini. Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pas jadi presiden juga pernah berkunjung ke sini. Pak JK (Jusuf Kalla) waktu zaman Pak SBY juga (berkunjung)," kata Ma'ruf.
Kunjungan berlanjut ke kompleks pesantren di belakang kediaman Ma'ruf. Belasan bangunan berdiri di tanah seluas sembilan hektare itu. Ada seribu lebih santri yang belajar di pondok pesantren itu. Separuh santri dan sisanya santriwati.
Pengunjung menemui masjid besar di tengah kompleks, berdekatan dengan asrama santri laki-laki. Di belakang masjid terdapat pemakaman keluarga yang sempat dikunjungi Ma'ruf.
Rebut Swing Voter di Banten
Mustaysar Pengurus Besar NU (PBNU) itu juga menengok kelas santri putri yang sedang beraktifitas. Beberapa unit pelatihan santri sempat dikenalkan Ma'ruf kepada wartawan. Misalnya ruang simulasi sidang, pabrik roti kecil, bank wakaf mikro dan koperasi. Ada juga supermarket bernama lembaga ekonomi umat (LEU).