Ketua DPR Minta Jangan Ada Daerah Ketinggalan Kereta karena Vaksinasi Rendah

Felldy Utama ยท Selasa, 21 September 2021 - 20:58:00 WIB
Ketua DPR Minta Jangan Ada Daerah Ketinggalan Kereta karena Vaksinasi Rendah
Ketua DPR Puan Maharani mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turun langsung ke daerah-daerah dengan tingkat vaksinasi masih rendah untuk mengatasi ketimpangan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR Puan Maharani mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turun langsung ke daerah-daerah dengan tingkat vaksinasi masih rendah. Menurutnya, langkah ini penting untuk mengurangi ketimpangan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

“Jangan sampai nanti ketika mayoritas wilayah di Indonesia ekonominya mulai pulih karena Covid-19 sudah terkendali akibat vaksinasi tinggi, tapi masih ada daerah lain ketinggalan kerta karena vaksinasinya masih rendah. Rakyat di semua daerah harus menikmati pemulihan ekonomi ini bersama-sama,” kata Puan.

Hal itu disampaikan Puan dalam Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Banten di Kantor Guberur Banten, Serang, Selasa (21/9/2021). Acara dihadiri Presiden Jokowi dan Gubernur Banten, Wahidin Halim yang sebelumya bersama-sama meninjau vaksinasi di sekolah dan puskesmas di Kota Serang.

Puan mengatakan harus ada terobosan dalam komunikasi untuk meyakinkan masyarakat Banten agar tidak takut divaksinasi. 

“Rakyat memang perlu dikunjungi, diajak, diyakinkan oleh pemimpin di daerahnya untuk mau divaksin bahwa vaksin efektif untuk melindungi diri dari gejala berat Covid-19,” ujar Puan.

Secara khusus, Puan meminta seluruh kepala daerah yang ada di Banten ini untuk solid dan bergotong-royong dalam vaksinasi dan juga penanganan Covid-19 secara luas.

“Kita tidak mungkin bisa menyelesaikan masalah ini kalau kemudian hanya kita saja di pusat yang kemudian menjalankan hal tersebut. Jadi saya minta gotong-royong dan rasa kebersamaan di antara kita dalam mengatasi masalah dalam situasi Covid-19 ini,” ujar Puan.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: