Ketua KPK Firli Bahuri: Esensi Nyepi dan Catur Bratha untuk Mengendalikan Hawa Nafsu dan Ketamakan Korupsi

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 14 Maret 2021 - 15:33:00 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri: Esensi Nyepi dan Catur Bratha untuk Mengendalikan Hawa Nafsu dan Ketamakan Korupsi
Firli Bahuri (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi kepada semua umat Hindu yang merayakan. Dia berharap momen ini dimanfaatkan untuk mengendalikan hawa nafsu.

"Nyepi memiliki filosofi penyucian Buana Alit (manusia), Buana Agung (alam dan seluruh isinya) agar tercipta suasana sepi, sepi dari hiruk pikuknya gemerlap kehidupan duniawi yang membangkitkan hawa nafsu, keserakahan serta ketamakan dalam diri manusia, dengan menyucikan Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit melalui Catur Bratha," kata Firli dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/3/2021).

Dia mengatakan momen Nyepi juga harus dipahami dalam diri manusia untuk tidak melakukan tindakan korupsi. Korupsi, menurut Firli, dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Korupsi dan perilaku koruptif adalah salah satu bentuk hawa nafsu dan ketamakan yang memiliki dampak destruktif bukan hanya bagi keuangan dan perekonomian semata, namun dapat menghancurkan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.

Firli menyebut sudah banyak contoh negara yang hancur karena korupsi. Dia berharap semua umat beragama mendukung upaya pencegahan korupsi di Indonesia.

"Banyak contoh negara yang hancur karena korupsi, apalagi kejahatan kemanusiaan tersebut dibiarkan tumbuh subur dan menjadi budaya sehingga menjalar lalu merusak seluruh tatanan dan tata kelola bernegara bangsa tersebut," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:



Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda