Ketua MPR Sebut Kontribusi NU terhadap RI Begitu Besar: Bangsa Ini Berutang
JAKARTA, iNews.id – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran historis dan strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Bahkan, ia menilai bangsa Indonesia berutang terhadap NU.
Muzani menyampaikan bahwa NU genap berusia satu abad dan bahkan lebih tua daripada Republik Indonesia yang baru akan memasuki usia 100 tahun pada 2045 mendatang.
Ia mengingatkan soal peran penting NU saat pertama kali didirikan terhadap kondisi bangsa Indonesia yang saat itu masih sangat memprihatinkan.
“Pada saat NU berdiri, kondisi rakyat kita miskin, tidak berpendidikan, dan serba kekurangan. Tapi para ulama dan kiai memiliki kesadaran yang tinggi akan bangsanya, akan rakyatnya, akan umatnya, kemudian mendirikan NU,” kata Muzani di acara peringatan Harlah 100 Tahun NU, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Menag: NU Seperti Keluarga Besar, Penuh Dinamika tetapi Tetap Sakinah
Menurutnya, sejak awal NU telah menanamkan kesadaran untuk melawan penjajahan melalui pendidikan pesantren dan pengajaran agama. Bahkan, kata dia, semangat menegakkan keadilan dan mengusir penjajah terus tumbuh seiring perjalanan NU.