Kisah 2 Menteri Periode Era Jokowi yang Meniti Karier dari ASN
JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar merupakan jajaran menteri yang bertugas di Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka berdua sudah bertugas selama dua periode.
Siti Nurbaya menyebut menjadi ASN merupakan cita-cita sejak kecil. Dia tidak pernah menyangka bisa menjadi menteri selama dua periode.
"Sejak awal saya memang cuma ingin menjadi pegawai negeri sipil," kata Siti Nurbaya sebagaimana dikutip website Dukcapil Kemendagri, Sabtu (4/12/2021).
Dia mengenang mulai mendaftar ASN pada 1978. Dia sudah selesai ujian komprehensif dari Institut Pertanian Bogor.
"Mei 1979 pada tanggal yang sama saya melamar di Departemen Pertanian dan Departemen Dalam Negeri. Saat diterima di Depdagri ketika ditanya waktu ikut Diklat apa cita-cita, saya jawabnya ingin jadi Dirjen," tutur Siti Nurbaya.
Dia mengaku terus mengikuti perkembangan ASN selama ini. Salah satu yang disyukuri adanya tunjangan bagi ASN yang berprestasi.
"Bahkan saya menjadi pembina ketika menjadi Sekjen Depdagri. Korpri sekarang di era Prof Zudan sudah jauh kemajuannya. Dulu kan PGPS, pintar bodoh pendapatan sama. Sekarang sistem remunerasi sudah bagus dengan equal pay equal work. Ke depan saya yakin akan lebih baik lagi untuk ASN Indonesia," kata Menteri Nurbaya.
Cerita inspiratif lainnya datang dari Basoeki Hadimoeljono. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dua periode ini mengaku pernah bertugas menjadi ASN selama 41 tahun.
"Saat saya menyanyikan Mars Korpri itu mengingatkan saya saat menjadi ASN tahun 1980. Selama 41 tahun menjadi ASN saya begitu bangga sebagai birokrat. Sangat bangga sebagai ASN," kata Basuki.
Saat memasuki usia purnawirawan Tahun 2014, dia diajak keluar dari ASN dan dijanjikan dikasih posisi di DPR. "Saya bilang: What?? Saya birokrat saya tidak akan ambil keputusan itu. Saya tetap menjadi ASN, padahal saya mau pensiun," katanya.
Dia berpesan kepada ASN muda untuk berdedikasi. "Milenial ini kan senangnya pindah-pindah kerja, cari salary yang bagus. Saya katakan, tekuni pekerjaan itu," ujarnya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq