Kisah Avro Anson RI003, Pesawat yang Dibeli dengan 12 Kg Emas Sumbangan Warga Sumatera
Dari hasil sumbangan itu, datanglah sebuah pesawat terbang buatan Inggris tipe Dakota dengan call sign RI-003 dari Lanud Maguwo Yogyakarta menuju Lanud Gadut, Agam. Melihat proses landing tersebut makin menggeloralah semangat perjuangan masyarakat Minangkabau.
Sementara, dikutip dari situs pahlawan center, Iswahyudi yang saat itu menjabat Komandan Pangkalan Udara Gadut, Bukittinggi juga punya peran. Pria kelahiran 15 Juli 1918 itu mengimbau masyarakat setempat untuk mengumpulkan uang guna membeli sebuah pesawat terbang.
Imbauan itu disambut baik masyarakat. Meski kondisi ekonomi saat itu cukup sulit, secara bergotong royong masyarakat Bukittinggi mengumpulkan uang dan harta benda mereka.
Dengan dana yang terkumpul ditukar dengan emas seberat 12 kilogram itulah dibeli sebuah pesawat terbang jenis Avro Anson dari seorang dari Keegan.
Sementara, dikutip dari TNI AU ada peran Halim Perdanakusuma di balik pembelian pesawat itu. Kala itu, tugas untuk membangun AURI di Sumatera dipercaya kepada Komodor Muda Udara Halim Perdanakusuma. Halim sangat dekat dengan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Pendapat dan sarannya tentang Angkatan Udara sering diminta oleh Jenderal Soedirman.