Kisah Jokowi Pernah Kerja di Aceh, Berkarier di BUMN yang Kini Telah Ditutup
“Saat dulu saya bekerja tahun ’85, ’86, ’87, ’88, semua ini hidup, ekonomi Aceh juga kelihatan gerakannya," tuturnya.
Jokowi menilai, Provinsi Aceh memiliki potensi besar di sejumlah sektor seperti perdagangan, perikanan, pertanian, dan perkebunan. Dia pun menyayangkan bahwa operasional sejumlah perusahaan pupuk banyak yang terhenti sejak tahun 2005.
"Potensi di Aceh ini sangat-sangat besar, baik itu perdagangan, perikanan, nelayan, pertanian, perkebunan semuanya ada di sini. Industri besar yang sejak 2005 tutup ada AF, PIM, KKA," ucapnya.
Akibat kehabisan gas, Jokowi menuturkan jika pabrik-pabrik besar di Aceh satu per satu tumbang sejak 2005. Hal ini yang membuat perekonomian Aceh kurang bergeliat seperti saat dirinya masih berkarier di wilayah tersebut.
"Tapi karena gasnya habis tutup semua. Pabrik gede-gede tutup semua, lalau tutup semua artinya apa? PHK semuanya. Kalau PHK semuanya artinya apa? Uang yang beredar di masyarakat menjadi berkurang karena ekonomi akan tumbuh kalau sebuah negara atau sebuah provinsi atau sebuah daerah itu peredaran uangnya semakin banyak," ujar Jokowi.