Konsultan Ungkap Perbedaan Sistem Pendidikan Singapura dan Indonesia terkait Suket Gibran, Apa Saja?
JAKARTA, iNews.id - Sistem pendidikanSingapura dan Indonesia memiliki perbedaan dalam jenjang, durasi hingga jalur pendidikan menuju perguruan tinggi. Hal ini disampaikan Konsultan pendidikan Monic Christian dalam program Rakyat Bersuara bertema 'MA: Suket Gibran Batal, Apa Efeknya?' yang disiarkan iNews, Selasa (3/11/2026) malam.
Menurutnya, perbedaan tersebut membuat penyetaraan ijazah kedua negara tidak bisa hanya didasarkan pada kesamaan tingkat kelas.
Monic menjelaskan, Singapura memiliki sejumlah jalur pendidikan setelah siswa menyelesaikan jenjang menengah melalui O-Level. Mereka dapat melanjutkan pendidikan ke A-Level atau Junior College, politeknik, maupun Community College.
Setiap jalur memiliki fokus pembelajaran berbeda. Siswa yang memilih A-Level atau Junior College dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sementara itu, jalur diploma membekali siswa dengan materi yang lebih spesifik sesuai bidang studi.
"Nah, kalau di Singapura itu kan ada O-Level, itu selesai di kelas 10. Setelah itu murid punya dua pilihan, mau lanjut ke A-Level atau Junior College, mau lanjut ke Politeknik, atau mau masuk langsung Community College, gitu ya," kata Monic.