Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Subhan Palal Beberkan Alasan Gugat Suket Ijazah Gibran, Soroti Riwayat Pendidikan
Advertisement . Scroll to see content

Konsultan Ungkap Perbedaan Sistem Pendidikan Singapura dan Indonesia terkait Suket Gibran, Apa Saja?

Selasa, 03 November 2026 - 22:54:00 WIB
Konsultan Ungkap Perbedaan Sistem Pendidikan Singapura dan Indonesia terkait Suket Gibran, Apa Saja?
Konsultan pendidikan Monic Christian menjelaskan perbedaan sistem pendidikan Singapura dan Indonesia, termasuk jenjang O-Level dan Advanced Diploma. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Monic kemudian membandingkan jenjang pendidikan menengah di Indonesia dan Singapura. Di Indonesia, siswa menyelesaikan pendidikan SMP selama tiga tahun sebelum memperoleh ijazah dan melanjutkan ke SMA.

Sementara itu, siswa di Singapura yang memasuki kelas 10 masih berada dalam jalur pendidikan O-Level. Perbedaan posisi jenjang ini membuat penyetaraan pendidikan kedua negara perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar tingkat kelas.

"Nah, jenjang pendidikan di Indonesia dan di luar negeri juga berbeda, contohnya di Singapura. Kita SMP itu di Indonesia 3 tahun, kita dapat ijazah. Nah, ketika saya dari kelas 3 SMP naik ke kelas 1 SMA atau kelas 10, kita disebut anak SMA. Sedangkan anak Singapura ketika dia naik ke kelas 10, dia itu masih di O-Level," tuturnya.

Menurut Monic, penentuan kesetaraan pendidikan harus memperhatikan durasi belajar sekaligus jenjang dan materi yang ditempuh siswa.

"Jadi kalau kita bilang setara, apakah durasinya, apakah jenjangnya?" ucap Monic.

Dia menambahkan, jenjang SMA di Indonesia merupakan pendidikan yang paling mendekati Advanced Diploma di Singapura. Meski demikian, keduanya tidak sepenuhnya memiliki kualifikasi yang sama.

"Iya. Iya, paling mendekati. Betul," kata Monic.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut