Kontak Tembak Terjadi di Nduga, Satu Anggota KKB Tewas

Riezky Maulana ยท Minggu, 04 Oktober 2020 - 19:42:00 WIB
Kontak Tembak Terjadi di Nduga, Satu Anggota KKB Tewas
Ilustrasi kontak tembak. (Foto: Pixabay)

JAKARTA, iNews.id - Kontak tembak kembali terjadi antara pasukan TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Sabtu (3/10/2020). Akibatnya satu anggota KKB yang merupakan anak buah Egianus Kogoya tewas.

Kepala Penerangan Komabdo Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa menuturkan, anggota TNI melakukan penyergapan terhadap KKB yang berada di tempat persembunyian di sebuah honai atau rumah adat Papua di Distrik Dal wilayah Nduga.

"Kejadian tersebut berawal saat pasukan TNI sedang melaksanakan patroli rutin di Distrik Dal yang dicurigai menjadi jalur lintasan gerombolan KKB. Saat itu waktu menjunjukan pukul 12.00 WIT, pasukan TNI yang berada di ketinggian melihat kepulan asap dari rimbunnya hutan di Distrik Dal," ujarnya dalam keterangan yang diterima iNews.id di Jakarta, Minggu (4/10/2020).

Melihat kepulan asap di balik hutan tersebut, pasukan TNI langsung bergegas medekati lokasi. Selanjutnya, pasukan TNI berusaha melakukan pengintaian dan mendekati sasaran secara senyap.

"Saat berusahan mendekati asal asap di balik rerimbunan pohon tersebut pasukan TNI melihat sebuah honai. Terdengar percakapan dari beberapa orang yang berada di dalam hanoi dan diperkirakan terdapat empat hingga lima orang," ujarnya.

Dia menjelaskan, pasukan TNI tetap bergerak dengan penuh kehati-hatian untuk mendekat ke honai tersebut. Tujuannya unuk memastikan siapa saja yang berada di dalam honai.

Butuh waktu empat jam bagi pasukan TNI melakukan pengintaian dan mendekati sasaran pasukan TNI. Setelahnya, pasukan berhasil mengepung lokasi honai.

"Terlihat dua orang keluar dari dalam honai dan dari kejauhan nampak jelas satu orang sedang menenteng satu pucuk senjata laras panjang. Keduanya terlihat sedang asik berbincang di luar honai," ujarnya.

Meskipun telah melihat salah seorang yang keluar dari dalam honai menenteng senjata, kata Suriastawa, pasukan TNI belum melakuakan penyerbuan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan secara pasti kekuatan musuh yang berada di dalam honai.

Saat sedang memastikan siapa saja yang berada dalam honai, pasukan TNI mendapat tembakan dari arah honai. Untungnya, tembakan tersebut tidak mengenai sasaran.

"Mendapat tembakan dadakan, pasukan TNI yang sudah berada dekat dengan lokasi melakukan tembakan balasan dengan terarah. Terjadi kontak tembak kurang lebih selama 15 menit, setelah tidak terdengar tembakan balasan, pasukan TNI menunggu hingga suasana betul-betul aman dengan tetap melihat suasana sekitar lokasi," ujarnya.

Sekitar pukul 17.00 WIT pasukan TNI mencoba melaksanakan pembersihan kearah sasaran namun tetap siaga tempur. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pasukan TNI mendapati satu orang anggota KKB tanpa identitas tewas.

Selain itu, juga ditemukan satu pucuk pistol P1, empat butir amunisi, satu pisau, satu bungkus rokok, satu HT , satu buah radio SSB, dan satu buah antena radio. Kemudian, ditemukan juga satu unit gawai, satu unit jam tangan, empat unit dompet yang berisi uang Rp15.750.000.

Suriastawa memperkirakan empat anggota KKB yang berada di dalam honai melarikan diri melalui pintu belakang ke arah hutan belantara. Hingga saat ini pasukan TNI terus melakukan pengejaran untuk menangkap gerombolan KKB yang sering melakukan kekerasan bahkan tak segan membunuh masyarakt sekitar.


Editor : Rizal Bomantama