KPK: Banyak Koruptor Alirkan Uang Korupsi ke Selingkuhan, Cari yang Cantik-Cantik
JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta terkait aliran dana hasil korupsi. Kebanyakan koruptor laki-laki mengalihkan uang hasil kejahatannya kepada perempuan lain, termasuk selingkuhan.
Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo menjelaskan, praktik tersebut merupakan bagian dari tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang kerap mengikuti kasus korupsi.
"Kalau ada korupsi muncul, maka akan muncul TPPU, biasanya begitu," ujar Ibnu, dikutip Senin (20/4/2026).
Menurutnya, dalam skema TPPU, koruptor biasanya lebih dulu mengalirkan uang kepada orang terdekat seperti istri, anak, hingga keluarga. Namun ketika kebutuhan tersebut dianggap sudah terpenuhi, pelaku mencari pihak lain untuk menyamarkan dana.
Bupati Tulungagung Diduga Lakukan Pemerasan di Sekolah-Kecamatan, KPK: Ada Harga untuk Jabatan
"Begitu korupsi, semua sudah apa namanya si koruptor ini, semuanya sudah diberikan. Uang untuk istri sudah, keluarga sudah, anaknya sudah, untuk amal ibadah sudah. Wah, untuk sumbangan sana-sini sudah, untuk piknik sudah, untuk tabungan sudah. Bingung. Ke manakah uang satu miliar ini? Kalau ditaruh kolong takut dimakan kecoa, kalau ditaruh tabungan-tabungan lagi, takut sama PPATK," ucapnya.