Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Periksa Eks Menhub Budi Karya Sumadi, KPK Usut Mekanisme Pengadaan di DJKA
Advertisement . Scroll to see content

KPK Titip Pesan untuk Para Istri agar Suami Tak Nekat Korupsi

Kamis, 29 Juli 2021 - 16:08:00 WIB
KPK Titip Pesan untuk Para Istri agar Suami Tak Nekat Korupsi
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar berharap kaum perempuan dapat berperan aktif dalam menyebarkan nilai-nilai antikorupsi(Foto Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menitipkan pesan kepada ibu-ibu atau para istri untuk mencegah suaminya berbuat korupsi. KPK meminta agar para istri menghindari desakan-desakan permintaan yang berpotensi menyebabkan suami nekat melakukan korupsi.

Demikian ditekankan Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat pada KPK, Brigjen Kumbul Kuswidjanto Sudjadi saat mengikuti kegiatan Bimtek online pemberantasan korupsi terhadap beberapa organisasi perempuan yang digelar secara daring, pada Kamis (29/7/2021).

"Hindari perbuatan-perbuatan yang mendorong atau menyebabkan para suami melakukan korupsi karena desakan istri dengan berbagai alasan. Hindari juga perbuatan-perbuatan yang menimbulkan konflik kepentingan & juga hindari gratifikasi," kata Kumbul mengutip akun Twitter resmi KPK, Kamis (29/7/2021).

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar berharap kaum perempuan dapat berperan aktif dalam menyebarkan nilai-nilai antikorupsi dan berani melaporkan indikasi tipikor di sekitarnya. Hal ini, kata Lili, menjawab tantangan yang dihadapi sebagai seorang perempuan, ibu, sekaligus pejabat pemerintah untuk bersikap antikorupsi.

"KPK berharap setiap rumah keluarga Indonesia, ada satu orang yang bisa menjelaskan apa itu korupsi dan apa bahaya korupsi, sehingga ia bisa mencegah perbuatan koruptif setidaknya di dalam keluarganya. Maka kita bisa stop produksi koruptor dari rumah," ucap Lili.

Terakhir, KPK juga mengingatkan kepada para Pemerintah Daerah (Pemda) agar lebih hati-hati dalam menggunakan anggaran terutama pada masa pandemi seperti sekarang ini. Besarnya nilai anggaran yang digelontorkan, membuka peluang terjadinya penyimpangan.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut