KPU: Bacagub Bengkulu Agusrin Maryono tak Penuhi Syarat karena Mantan Napi

Felldy Utama ยท Kamis, 01 Oktober 2020 - 12:41 WIB
KPU: Bacagub Bengkulu Agusrin Maryono tak Penuhi Syarat karena Mantan Napi

Komisioner KPU, Evi Novida Ginting. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memaparkan alasan bakal pasangan calon (bapaslon) Agusrin Maryono Najamudin dan M. Imron Rosyidi gagal ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon). Agusrin dan Imron akan bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu 2020.

Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik mengatakan, Agusrin-Imron tidak memenuhi syarat (TMS) lantaran terbentur peraturan terkait pencalonan mantan narapidana (napi). Agusrin yang maju menjadi calon gubernur merupakan mantan terpidana kasus korupsi.

"TMS calon atas nama Agusrin Maryono. Mantan terpidana dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun dan belum mencapai jeda 5 tahun pada saat pendaftaran," kata Evi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Agusrin tidak memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Pasal 4 ayat 2d Peraturan KPU (PKPU) Nomor 1 Tahun 2020 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan atau wali kota dan wakil wali kota.

Pasal itu menyebutkan jangka waktu lima tahun telah selesai menjalani pidana penjara sebagaimana dimaksud pada ayat
2a terhitung sejak tanggal bakal calon yang bersangkutan telah selesai menjalani pidananya sampai dengan pada saat pendaftaran sebagai bakal calon.

Sebelumnya, Evi melaporkan KPU telah selesai melakukan rekapitulasi data terkait tahapan penetapan pasangan calon (paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Hasilnya, satu bakal pasangan calon (bapaslon) dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai peserta di Pilkada 2020.

Hal itu merujuk pada data yang dikumpulkan dalam sistem informasi pencalonan (Silon) yang telah dimutakhirkan pada Selasa, 29 September 2020. Dia memastikan, seluruh daerah sudah melaksanakan tahapan tersebut.

Evi menyampaikan, total bakal pasangan calon (bapaslon) gubernur dan wakil gubernur yang memenuhi syarat sebanyak 24. "Total bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang tidak nemenuhi syarat sebanyak 1 calon," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad