KPU Usulkan Moderator Debat Capres-Cawapres dari Kalangan Media

Mula Akmal ยท Rabu, 26 Desember 2018 - 05:01 WIB
KPU Usulkan Moderator Debat Capres-Cawapres dari Kalangan Media

Komisioner KPU Wahyu Setiawan. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan moderator debat calon presiden dan wakil presiden berasal dari kalangan media. Usulan ini untuk menepis anggapan media selama ini tidak netral dalam Pilpres 2019.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengungkapkan, usulan moderator dari kalangan media bisa untuk menjawab anggapan media selama ini telah berpihak pada calon tertentu.

"Itu tawaran kita. Selama ini ada pendapat nanti kalau media yang dikonotasikan sudah berpihak, maka insan media itu akan (benar) berpihak. Kan tidak begitu," ucap Wahyu di Gedung KPU Jakarta, Selasa (25/12/2018).

Wahyu menjelaskan, tugas moderator hanya mengajukan pertanyaan kepada masing-masing calon presiden dan wakil presiden. Selain itu, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan telah dibuat dan diberitahukan kepada masing-masing pasangan calon.

"Jadi tidak akan keluar dari konteks, sehingga menurut kami dari media itu jadi opsi pertama, kalau kita lihat debat di Amerika Serikat kan moderatornya dari media semua," kata dia.

Wahyu melanjutkan, pada debat pertama pada 17 Januari 2019 , KPU merencanakan dipandu dua moderator. Namun, dua moderator itu kemungkinan akan terus berganti pada setiap debat berikutnya.

Pasangan capres dan cawapres Prabowo-Sandi bersama Jokowi-Ma'ruf serta Ketua KPU Arief Budiman (tengah) di Gedung KPU, Jumat (21/9/2018). (Foto: Antara).

Hingga kini KPU masih belum menentukan siapa saja moderator pada debat pertama. Hal itu akan diputuskan pada 26 Desember 2018 pada rapat koordinasi dengan Bawaslu, tim kampanye, dan media. Rapat juga akan membahas teknis tahapan debat pertama.

KPU memastikan debat pilpres digelar 5 kali dan keseluruhan berlangsung di Jakarta. Kepastian ini diperoleh setelah KPU menggelar rapat tertutup finalisasi debat dengan tim pemenangan kedua pasangan calon di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Berdasarkan kesepakatan tersebut, debat pertama berlangsung pada 17 Januari 2019, kemudian 17 Februari, 17 Maret, 30 Maret dan April.

"Kami sudah menyepakati debat sebanyak lima kali. Hanya debat kelima yang belum ditentukan jadwal pelaksanaanya, serta tempat digelarnya debat belum ditentukan," kata Ketua KPU Arief Budiman seusai rapat.

Editor : Zen Teguh