Kritik Kerja Sama Kemdikbud-Netflix, DPR: Industri Kreatif Tanah Air Lebih Unggul

Felldy Utama ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 18:49 WIB
Kritik Kerja Sama Kemdikbud-Netflix, DPR: Industri Kreatif Tanah Air Lebih Unggul

Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono. (Foto: dok.pri).

JAKARTA, iNews.id – DPR mempertanyakan langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggandeng Netflix dalam program Belajar dari Rumah. Sebab, industri kreatif di Tanah Air punya kemampuan setara atau bahkan lebih unggul dari layanan streaming asal Amerika Serikat itu.

Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono khawatir, kerja sama Kemdikbud-Netflik dapat mengancam eksistensi industri kreatif Tanah Air. Belum lagi status hukum Netflix juga belum jelas.

“Saya yakin pekerja seni dan tenaga peneliti serta pengajar kita mampu membuat konten-konten yang tak kalah hebatnya dan lebih sesuai dengan kurikulum Indonesia," kata Dave Laksono, Kamis (18/6/2020).

Politikus Partai Golkar ini mengingatkan, Netflix juga belum memenuhi kewajiban kepada negara untuk membayar pajak. Bahkan, nilai pajak yang belum dibayarkan penyedia layanan streaming itu mencapai miliaran rupiah.

Mestinya, kata dia, kewajiban itu harus diselesaikan terlebih dahulu. Kemdikbud semestinya juga memperhatikan hal-hal seperti ini.

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Hardly Stefano menyampaikan hal senada. Menurut dia, sejumlah lembaga penyiaran di Indonesia telah memiliki program siaran yang dapat mendukung program Belajar dari Rumah.

Untuk menyiarkan program tersebut, hanya dibutuhkan penyesuaian konsep atau dapat juga membuat program siaran baru yang disupervisi oleh Kemdikbud agar dapat mendukung agenda pembelajaran jarak jauh itu.

Hardly mendesak agar Kemdikbud membuka ruang dialog terkait hal ini dengan KPI maupun lembaga penyiaran Tanah Air. Jika tidak, dikhawatirkan langkah Kemdikbud justru mengucilkan kemampuan lembaga di dalam negeri.

“Semoga kebijakan kolaborasi dengan Netflix bukan cerminan sikap inferior terhadap karya anak bangsa sendiri,” ucapnya.

Kemdikbud mengumumkan kerja sama mereka dengan Netflix untuk mendukung program Belajar dari Rumah untuk Tahun Ajaran Baru 2020/2021. Netflix akan menyiarkan film dokumenter mereka melalui siaran terestrial di TVRI.

Kerja sama ini menuai kritik dari berbagai kalangan. Netflix sampai saat ini tidak tunduk pada hukum nasional. Kemdikbud pun dianggap berseberangan dengan Kementerian Keuangan yang gigih menarik pajak dari layanan streaming itu.

Editor : Zen Teguh