KSAD: Komponen Cadangan Dibutuhkan untuk Jaga Kedaulatan NKRI
Karena itu, dia mengungkapkan perlunya terobosan di tengah keterbatasan anggaran yaitu solusi menggunakan komponen cadangan di luar tentara reguler. Solusi ini digunakan negara-negara besar seperti Amerika Serikat (AS). Bahkan, di AS, komponen cadangan melakukan berbagai tugas termasuk tugas tempur di luar negeri.
Selain menggunakan komponen cadangan, Andika menyebutkan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI juga perlu menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga dan negara lain. “Kita tidak bermusuhan dengan orang (negara) lain,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji memaparkan beberapa persoalan besar bersifat struktural yang dihadapi oleh TNI Angkatan Laut. Di antaranya persoalan anggaran yang sangat terbatas. Padahal seharusnya TNI AL memerlukan alat sistem persenjataan (alutsista) yang mengikuti perkembangan zaman untuk memperkuat aspek ketahanan.
“Kami mengajukan anggaran untuk tahun 2019 sebesar Rp42,9 triliun, hanya dipenuhi Rp14,3 triliun, atau hanya 33,36 persen,” ujarnya.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna juga mengatakan bahwa TNI AU sangat membutuhkan alutsista untuk pembangunan kekuatan udara. Menurutnya, ancaman yang berpotensi menjadi permasalahan ke depan di antaranya pelanggaran wilayah udara di Kepulauan Riau dan sekitarnya
”Angkatan Udara apabila tidak dilengkapi dengan alutsista tentunya tidak akan bisa optimal dalam menjalankan tugas,” kata dia.
Editor: Zen Teguh