Sejumlah hasil diplomasi itu, kata Teddy, antara lain bergabungnya Indonesia ke BRICS di tengah situasi dunia yang bergejolak. Dia menyebut langkah tersebut berkontribusi terhadap stabilitas nasional, termasuk ketersediaan energi dan pangan.
Teddy Ungkap Alasan Prabowo Kerap ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan
Teddy juga menyebut masuknya investasi sekitar Rp2.430 triliun dalam 1,5 tahun terakhir sebagai bagian dari hasil diplomasi pemerintah. Selain itu, kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan disebut menghasilkan komitmen bisnis sebesar 33,89 miliar dolar AS atau sekitar Rp575 triliun.
Capaian lainnya, menurut Teddy, yakni penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui kerja sama dengan sejumlah negara, mulai dari Prancis, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris hingga negara-negara Eropa lainnya.
Teddy Sebut Prabowo Tanggung Biaya Perjalanan Luar Negeri Jika Melebihi Anggaran
Teddy turut menyinggung penyelenggaraan ibadah haji 2025 dan 2026. Dia mengatakan Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memiliki perkampungan haji di Arab Saudi.
Selain itu, Teddy menyebut Indonesia aktif memperjuangkan isu Palestina melalui pengiriman bantuan logistik udara, pengoperasian kapal rumah sakit hingga pemberian beasiswa bagi pelajar Palestina di Indonesia. Dia juga menyoroti keberhasilan diplomasi pemerintah dalam memulangkan warga negara Indonesia yang sempat diamankan otoritas Israel di laut lepas.
Harta Seskab Teddy Naik Rp4,7 Miliar, Kini Tembus Rp20,1 Miliar
Editor: Donald Karouw