Laode Ida Ungkap 2 Alasan Jokowi Tegur Menteri, Salah Satunya karena Terlena Jabatan

Antara ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 01:32 WIB
Laode Ida Ungkap 2 Alasan Jokowi Tegur Menteri, Salah Satunya karena Terlena Jabatan

Anggota Ombudsman Laode Ida. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur keras para menterinya karena serapan anggaran di beberapa kementerian rendah. Jokowi pun meminta para menterinya bekerja keras sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Anggota Ombudsman Laode Ida mengungkapkan, ada dua faktor yang membuat Jokowi menegur para menterinya. Pertama, karena Jokowi menilai sebagian menterinya terlena dengan jabatan.

"Mereka agak terlena dengan jabatan, apalagi di tengah masa Covid-19, menjadikan mereka harus lebih fokus menjaga kesehatan diri dan keluarga," katanya dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Kedua, Laode memaparkan, para menteri tidak kompeten untuk suatu tugas jabatan. Apalagi ketika situasi pandemi saat ini, tugas-tugas yang biasa dilakukan secara normal oleh aparatur sipil negara menjadi tidak bisa dilakukan lagi dengan cara normal.

"Maka para menteri atau pimpinan badan-badan eksekutif pun tidak bisa mengerahkan mereka untuk operasional tugas-tugas yang seharusnya dilakukan sebagaimana dalam kondisi normal sebelumnya," tuturnya.

Laode menduga, para menteri tak bisa inovatif-produktif dalam menjalankan tugas yang dimandatkan Presiden di masa COVID-19, sehingga membuat Presiden menjadi berang. Apapun penyebabnya, dia meminta Presiden melakukan deteksi atau evaluasi khusus kepada para menterinya.

Mantan wakil ketua DPD 2004-2009 dan 2009-2014 ini menilai, dampak dari dua kondisi tersebut, rakyat tak memperoleh pelayanan dengan baik dari aparat Kementerian dan Lembaga. "Ini jelas merupakan bagian dari maladministrasi yang secara sadar atau tidak, dilakukan oleh para pembantu atau bawahan Presiden," kata Laode Ida.

Laode menyarankan agar Presiden mau mempertanyakan mengapa daya serap anggaran untuk penanganan Covid-19 saja masih sangat kecil? Apakah karena hambatan kebijakan ataukah alasan teknis operasional, seperti akibat dari ketatnya Menteri Keuangan (Menkeu) dalam hal anggaran?

"Apakah Menkeu yang begitu ketat mengendalikan agar uang negara tak keluar? Inilah yang perlu diinvestigasi juga secara khusus agar Presiden bisa menemukan solusi terbaik," ujarnya.

Dia berharap teguran Presiden Jokowi dapat membuat para menteri di Kabinet Indonesia Maju memperbaiki kinerja menjadi luar biasa. "Mudah-mudahan, setelah ada teguran terbuka dari Presiden Jokowi itu, ada perbaikan untuk bekerja secara luar biasa," kata Laode Ida.

Editor : Djibril Muhammad