Latar Belakang Sumpah Pemuda, Tonggak Sejarah Penting Kemerdekaan Indonesia
Politik Etis di bidang pendidikan diwujudkan dengan membuka sekolah-sekolah bagi kaum pribumi. Hal inilah yang kemudian memunculkan kaum terpelajar di kalangan bumiputra, yang memiliki kesadaran kebangsaan. Mereka kelak menjadi pelopor kebangkitan nasional di Tanah Air.
Sejak zaman dahulu bangsa Indonesia memiliki perbedaan, baik dalam hal suku, agama, juga bahasa. Perbedaan ini juga terjadi dalam lingkup organisasi kepemudaan. Muncul organisasi-organisasi kepemudaan yang berlatarkan daerah asal, agama, juga nasionalis, dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Para Tokoh yang Terlibat dalam Penyusunan Teks Sumpah Pemuda
Namun, mereka juga menyadari bahwa kondisi tersebut sangat mudah dipatahkan oleh penjajah. Melebur menjadi satu adalah hal yang perlu dilakukan untuk dapat bergerak bersama melawan kolonial. Akhirnya, para pemuda sepakat untuk mengadakan kongres pemuda guna menyatukan organisasi-organisasi pemuda.
Kongres Pemuda pertama berlangsung pada 30 April sampai 2 Mei 1926 di Jakarta. Kongres ini menghasilkan kesepakatan, salah satunya adalah usaha untuk menggalang persatuan organisasi pemuda dalam sebuah wadah tunggal.
Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) menggagas Kongres Pemuda II yang merupakan kelanjutan dari Kongres Pemuda I. Kongres Pemuda II dilakukan pada 27-28 Oktober 1928. Kongres ini diharapkan dapat menambah semangat persatuan, dengan memperkuat sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan yang kuat dalam sanubari para pemuda.
Salah satu permasalahan yang dibicarakan adalah soal pendidikan, di mana setiap pemuda Indonesia harus mendapatkan pendidikan kebangsaan. Selain itu, mereka juga membahas pentingnya nasionalisme dan demokrasi untuk para pemuda Indonesia, serta bahasa persatuan Indonesia.
Rapat dalam kongres itu dilaksanakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Gedung Oost-Java Bioscoop, dan Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Kongres tersebut menghasilkan keputusan yang kemudian dikenal sebagai Sumpah Pemuda.
Demikian ulasan tentang Latar Belakang Sumpah Pemuda. Semoga bermanfaat!
Editor: Komaruddin Bagja