Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PKB Gelar Rapat Pleno, Bahas Duet Anies-Cak Imin?
Advertisement . Scroll to see content

LD PBNU: Yang Buat Daftar Mubalig Seharusnya Ormas Islam Saja

Minggu, 20 Mei 2018 - 16:21:00 WIB
LD PBNU: Yang Buat Daftar Mubalig Seharusnya Ormas Islam Saja
Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdatul Ulama (LD PBNU) Maman Imanulhaq. (ist)
Advertisement . Scroll to see content

CIREBON, iNews.id - Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdatul Ulama (LD PBNU) Maman Imanulhaq menyororti kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) yang merilis 200 daftar nama mubalig penceramah Islam di Indonesia. Menurut dia, tugas membuat daftar peceramah seharusnya diserahkan ke tingkat ormas Islam.

"Negara tidak perlu intervensi terlalu jauh dalam kehidupan beragama warga negara," kata Maman Imanulhaq, di Majalengka, Minggu (20/5/2018).

Maman mengatakan, seharusnya pemerintah dalam hal ini Kemenag hanya mengeluarkan kriteria saja, tidak perlu merilis daftar nama mubalig, agar masyarakat lebih mudah untuk mengundangnya. Selain itu, seharusnya yang dilakukan Kemenag yakni menginventarisir para mubalig secara berjenjang mulai dari tingkat desa dengan melibatkan ormas Islam dan pesantren.

"Dengan begitu, misalnya ada orang yang mau mengundang mubalig di wilayah tertentu, mereka tahu siapa yang harus diundang," kata Kang Maman, sapaan akrabnya.

Menurut dia, Kemenag tidak perlu merilis daftar atau membuat sertifikat bagi mubalig. Yang bisa dilakukan hanya membuat kriteria untuk para mubalig. Kalau pun perlu dibuat daftar mubalig, pekerjaan tersebut bukan di Kemenag, tapi ormas-ormas Islam dengan merujuk ke kriteria yang ditetapkan.

"Yang membuat daftar mubalig itu seharusnya Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, Al-Irsyad Islamiyah, Persis dan yang lain," ujarnya.

Maman juga mengingatkan para petugas penyuluh agama Kemenag agar meningkatkan kinerja serta bekerja sesuai porsinya. Sebab, selama ini banyak penyuluh agama yang justru menjadi mubalig, menggantikan peran para dai yang seharusnya mereka bimbing.

"Padahal, seharusnya kehadiran para penyuluh agama membuat para mubaliq menjadi lebih punya wawasan keislamam yang kuat, wawasan keindonesiaan yang kokoh, dan wawasan kemanusiaan yang dalam," kata Kang Maman.

Sebelumnya pada Jumat (18/5) Kemenag secara resmi merilis 200 daftar nama mubalig penceramah Islam di Indonesia. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, berharap daftar nama mubalig itu memudahkan masyarakat mengakses penceramah sesuai kebutuhan.

Editor: Azhar Azis

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut