Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Tanda Gunung Anak Krakatau Akan Berhenti Erupsi, Ini Penjelasan Ahli
Advertisement . Scroll to see content

Lebih Dahsyat dari Krakatau, Letusan Tambora 1815 Bikin Dunia Tanpa Musim Panas selama Setahun

Rabu, 09 September 2026 - 02:01:00 WIB
Lebih Dahsyat dari Krakatau, Letusan Tambora 1815 Bikin Dunia Tanpa Musim Panas selama Setahun
Kaldera Gunung Tambora (foto: NASA)
Advertisement . Scroll to see content

Abu vulkanik menyelimuti Sumbawa, Lombok, Bali, hingga sebagian Jawa. Awan panas dan hujan abu memusnahkan permukiman serta lahan pertanian.

Ribuan orang meninggal akibat dampak langsung letusan, sementara puluhan ribu lainnya tewas karena kelaparan dan penyakit setelah sumber pangan hancur.

Berbagai penelitian memperkirakan jumlah korban mencapai lebih dari 70.000 jiwa, menjadikannya salah satu bencana gunung api paling mematikan dalam sejarah.

Namun, dampak Tambora tidak berhenti di Indonesia. Letusan itu melemparkan jutaan ton sulfur dioksida ke stratosfer. Gas tersebut berubah menjadi aerosol sulfat yang menyebar ke seluruh dunia dan memantulkan sebagian sinar Matahari.

Akibatnya, suhu Bumi turun dan memicu gangguan iklim global.

Dampak letusan Tambora masih berlanjut sampai setahun berikutnya yakni 1816 yang kemudian dikenang sebagai "The Year Without a Summer" atau "tahun tanpa musim panas". Di Amerika Utara, salju turun pada Juni dan Juli.

Di Eropa, cuaca dingin dan hujan berkepanjangan menyebabkan gagal panen, kelaparan, serta kerusuhan sosial.

Sejumlah peneliti juga mengaitkan perubahan iklim pascaTambora dengan penyebaran pandemi kolera pada abad ke-19.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut