Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Puan Minta BI Jaga Stabilitas: Jangan Buat RI jadi Terpuruk
Advertisement . Scroll to see content

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp17.529 per Dolar AS

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:14:00 WIB
Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp17.529 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup anjlok 115 poin atau sekitar 0,66 persen ke level Rp17.529 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (12/5/2026). (Foto: Ilustrasi/Dok. iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Angka 5,61 persen terlihat tinggi bukan karena ekonomi tiba-tiba maju pesat, tapi karena kita membandingkannya dengan titik yang memang sedang rendah. Dalam pelajaran statistik, ini namanya base effect, atau efek basisi.

“Selain itu, jika diteliti lebih jauh, pertumbuhan kuartal I 2026 ini tak bisa dikatakan sehat. Ada banyak variabel yang perlu dicermati dan diwaspadai,” kata Ibrahim.

Kemudian, Presiden Prabowo telah menegur Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo karena mata uang tersebut berada di dekat rekor terendah sekitar Rp17.500 per dolar. 

Sentimen juga terpukul oleh penurunan sektor manufaktur Indonesia pada bulan April, yang pertama dalam sembilan bulan, karena melemahnya permintaan pasca-liburan dan meningkatnya tekanan produksi akibat guncangan geopolitik dan pasokan.

Selain itu, sejumlah data ekonomi belum mampu menopang laju rupiah. Ketidakpastian arah kebijakan terkait pengenaan royalti terhadap hasil tambang, ditambah belum jelasnya arah penambahan pendapatan negara di tengah belanja yang nilainya jumbo membuat pasar khawatir dengan kondisi fiskal.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.520-Rp17.580 per dolar AS.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut