JAKARTA, iNews.id - Nilai tukarrupiah ditutup melemah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan, Selasa (16/6/2026). Rupiah turun 19 poin ke level Rp17.725 per dolar AS.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu sentimen datang dari Washington dan Teheran mengumumkan kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik mereka dan membuka kembali Selat Hormuz, meredakan kekhawatiran inflasi dan menekan dolar AS.
Massa Demo Mahasiswa UBK Desak Pemerintah Evaluasi MBG hingga Jaga Stabilitas Rupiah
"Kerangka kerja perdamaian, yang diharapkan akan ditandatangani secara resmi akhir pekan ini, telah memicu penurunan tajam harga minyak dan meningkatkan sentimen risiko di pasar global,” kata Ibrahim dalam risetnya.
Sementara itu, harga minyak mentah jenis Brent jatuh ke level terendah tiga bulan pada hari Senin, sementara ekuitas global menguat karena ekspektasi bahwa biaya energi yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan inflasi.
Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS
Investor menunggu rincian tentang waktu implementasi perjanjian tersebut karena kedua negara mengatakan gencatan senjata permanen masih perlu dinegosiasikan.