Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KBRI Riyadh Imbau WNI Waspada usai 2 Bandara di Saudi Diserang, Hindari Titik Rawan dan Batasi Perjalanan
Advertisement . Scroll to see content

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.913 per Dolar AS

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33:00 WIB
Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.913 per Dolar AS
Mayoritas mata uang Asia berguguran, rupiah tembus Rp15.008 per dolar AS. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada akhir perdagangan, Senin (12/10/2026). Mata uang garuda turun 14 poin atau 0,08 persen ke level Rp17.913 per dolar AS.

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Ukraina dan Rusia telah sepakat untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas energi masing-masing menyusul kesepakatan pasokan diesel AS dengan Moskow.

"Trump juga secara tak terduga mengumumkan pada hari Minggu bahwa Ukraina dan Rusia telah menyepakati gencatan senjata terkait energi; namun, pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan masih menunggu rincian kesepakatan tersebut, sementara pihak Rusia tidak memberikan komentar," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Sementara, Kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Sabtu terhadap bandara internasional Riyadh yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang, sementara otoritas Arab Saudi melaporkan adanya korban luka dalam serangan baru terhadap bandara tersebut pada hari Minggu.

Trump kemudian mengatakan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk bergabung dalam serangan Arab Saudi terhadap Houthi dalam konflik ini, sebuah dampak lanjutan dari perang yang lebih luas dengan Iran yang dimulai oleh AS dan Israel pada bulan Februari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut