Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KBRI Riyadh Imbau WNI Waspada usai 2 Bandara di Saudi Diserang, Hindari Titik Rawan dan Batasi Perjalanan
Advertisement . Scroll to see content

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.913 per Dolar AS

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33:00 WIB
Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.913 per Dolar AS
Mayoritas mata uang Asia berguguran, rupiah tembus Rp15.008 per dolar AS. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, jika penyelesaiannya berjalan lambat atau tidak tercapai, maka pembekuan dapat berlangsung selama bertahun-tahun atau bahkan berkembang menjadi penurunan klasifikasi (downgrade).

Selain itu, Bank Indonesia mencatat Survei Penjualan Eceran (SPE) Agustus 2026 mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran. Secara tahunan, Indeks Penjualan Riil (IPR) Agustus 2026 tercatat sebesar 226,5 atau tumbuh 1,3 persen (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 1,1 persen (yoy).

Sedangkan, secara bulanan kinerja penjualan eceran pada Agustus 2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,8 persen (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 0,1 persen (mtm).

Menurut survei BI, kinerja penjualan eceran pada periode Agustus 2026 masih ditopang oleh Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang masing-masing tumbuh sebesar 3,8 persen (mtm) dan 1,7 persen (mtm). Peningkatan secara bulanan pada Agustus 2026 seiring dengan terjaganya permintaan pada periode Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.910-Rp17.960 per dolar AS. Sedangkan untuk sepekan ini bakal di rentang Rp17.780-Rp18.060 per dolar AS.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut