Lukas Enembe Diduga Tersangkut Banyak Dugaan Kasus Korupsi di Papua

Arie Dwi Satrio · Selasa, 20 September 2022 - 21:06:00 WIB
Lukas Enembe Diduga Tersangkut Banyak Dugaan Kasus Korupsi di Papua
KPK duga Lukas Enembe terlibat banyak kasus dugaan korupsi. (Foto: Antara/Hendrina Dian Kandipi)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Gubernur Papua, Lukas Enembe tersangkut banyak kasus korupsi. Bahkan, KPK mengungkap ada lebih dari satu kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Lukas Enembe. 

"Ada beberapa perkara yang sedang ditangani menyangkut, bukan hanya satu. Ada beberapa yang sedang kita tangani," ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2022).

Dibeberkan Karyoto, beberapa kasus dugaan korupsi Lukas Enembe yang sedang diusut lembaga antirasuah sudah masuk dalam tahap penyidikan. Namun, ada juga yang masih di proses penyelidikan.

Lebih lanjut, Karyoto menjelaskan bahwa bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK juga menerima banyak laporan yang berkaitan dengan Lukas Enembe. Laporan itu, nantinya akan dikaitkan dengan hasil temuan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Apalagi nanti dikaitkan dengan beberapa laporan masyarakat dari dumas yang menyangkut tentang di Papua dan juga dikaitkan dengan hasil PPATK yang ada," kata Karyoto.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengisyaratkan bahwa tak sedikit kasus yang menjerat Lukas Enembe. Di antaranya, terkait dana operasional pimpinan, dana pengelolaan Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Ada kasus-kasus lain yang sedang didalami tetapi terkait dengan kasus ini misalnya ratusan miliar dana operasional pimpinan dana pengelolaan PON, kemudian juga adanya manajer pencucian uang, manajer pencucian uang yang dilakukan atau dimiliki oleh Lukas Enembe," kata Mahfud di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda